Berlabuh

Puisi lebay

Berlabuh

Oleh Siti Patimah

Imaji terberai,
Aku bingung, entah harus pergi dari semesta,
Atau menurunkan jangkar dan pergi berlabuh bersama.
Deru kian menggebu, pikiranku kacau
air laut biru berubah menjadi lautan penuh cinta membara,
Desis pohon menjadi saksi
bahwa aku ikut bersamanya.
Cintaku berlabuh juga,
Kuputuskan mengarungi samudra bersama.
Ia baik, menawariku tempat,
Sedang ia tak memiliki tempat.
Ia penolong, menolongku
Sedang ia tak bisa menolong dirinya sendiri.
Ia, kugambarkan lebih indah dari puisi.
Ia, kugambarkan pula lebih menggema daripada suara mercusuar.
Aku terpana, 
mengapa aku bisa secepat ini berlabuh?




Karawang, 29 Februari 2018
#PuisiCinta #SalamLiterasi

Post a Comment

Cookie Consent
Kami menyajikan Cookie di situs ini untuk menganalisis lalu lintas, mengingat preferensi Anda, dan mengoptimalkan pengalaman Anda.
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Silakan sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.